Mensortir ratusan bahkan ribuan lamaran, baik hard copy maupun soft copy setiap hari tentu bukan pekerjaan yang menyenangkan bagi HRD. Untuk rutinitas satu ini, tentu saja membutuhkan kecepatan sekaligus kejelian dalam melihat CV-CV yang masuk.
Seringkali saya harus memutuskan dalam waktu kurang dari 1 menit siapa sajakah yang layak untuk mengikuti seleksi selanjutnya. Bisa ditebak, dari sekian banyak CV, kurang lebih hanya 20% saja yang dinilai memenuhi kualifikasi untuk dimasukkan ke database dan akan diproses lebih lanjut.
Jadi, bagaimana caranya supaya CV Anda dilirik oleh HRD? Di sini dijelaskan sangat detail oleh seorang headhunter berpengalaman dari Monroe Consulting Group.
Baca, ikuti tutorialnya, dan buktikan hasilnya.
*Duh jadi seperti ngiklan yak? Hehehe


Agustus 27, 2008 pukul 11:10 am
Waduh, lha berhubung sudah diiklan disini… berarti saya mesti buru-buru melanjutkan ke bagian 2 ya, Mbak?
Agustus 28, 2008 pukul 1:05 am
Iya, Mas Haryo. Selamat berakrobat menjalankan fungsi father, headhunter, and blogger-nya deh.
Agustus 29, 2008 pukul 8:22 pm
Kalo ngelamar ke PNS kok lain ya ceritanya mbak. Yang biasa2 aja kadang malah nembus je. Apalagi jaman orde baru, saya sempat dongkol, kalah hanya karena calon lain punya koneksi atau kalah domisili daerah asal.
September 5, 2008 pukul 2:17 pm
Well, any comments untuk mas Muhammad Mufti? Saya belum punya pengalaman jadi recruiter PNS soalnya, hehe.
September 9, 2008 pukul 8:57 am
trus yang menurut mbak sanggita bagus itu yang kayak gimana??
September 9, 2008 pukul 10:23 am
Mbak yanti, inti dari pembuatan CV adalah agar Anda diproses lebih lanjut kan. Jadi, antara kualifikasi yang Anda tulis di CV harus sesuai dengan syarat yang dibutuhkan perusahaan.
Misal, jika perusahaan meminta pengalaman minimal 3 tahun di bidang IT, tentu lamaran dari fresh grad langsung masuk ke mesin penghancur kertas. Ini salah satu contoh lho. Kalo belum jelas, bisa share lewat e-mail kok.
September 9, 2008 pukul 11:06 am
salam kenal mbak sanggita
gmn menyusun CV agar bisa meyakinkan HRD/Recruiter bahwa kita layak dan sanggup mendapat posisi tersebut meski latar belakang pendidikan kita kurang relevan
makasih
Oktober 21, 2008 pukul 1:46 pm
Saran sedikit buat para FG
Kirim lamaran sebanyak2nya dg catatan sesuai kualifikasi lowongan yg diminta. Krn paling sekitar 10% yg bakal nyangkut (_dipanggil utk tes). Kalo mo ngirim jgn cuma nunggu pas ada iklan, cobalah gerilya penetrasi ke langsung ke perusahaan yg ingin dituju.
Pengalaman pribadi, dr >300 pengajuan tp sebanyak <30 saja yg ditanggapi. Padahal jarang sekali melamar yg syaratnya tdk masuk.
@mas mufti-
Proses perekrutan CPNS agak kolot. Kalo dimintanya S1 Administrasi Negara, alumni adm niaga bakal kerepotan. idem utk tek industri, akan susah kalo kul di jurusan TMI (tek & manaj industri). Padahal ditto aja tuh bid studi. Berdasarkan apa yg dirasa temen wkt berjuang vs ribuan org thn 2007.
Desember 4, 2008 pukul 10:28 am
[...] saya belum mampu membuat CV yang menjual – yang merupakan syarat awal agar nama kita dihubungi oleh pihak HRD untuk proses [...]