Ada temuan menarik dari sebuah studi, yaitu 5 jawaban teratas dari 1000 kandidat yang diajukan pertanyaan berikut : “How would you describe yourself to an interviewer?”
Top 5 answers : I am…
1. A people person
2. A hard worker
3. A quick learner
4. Dependable
5. A team player
Ingatlah saudara-saudara…these statements do not provide any real behavior.
Jika ingin mengatakan bahwa diri Anda adalah seorang hard worker, lebih baik beri contoh hal yang pernah Anda alami. Misalnya, saat kuliah, dosen Anda memberikan tugas paper yang harus selesai satu minggu. Topik yang dibahas sangat sulit bagi Anda.
Kemudian jelaskan pula action yang Anda lakukan untuk menghadapi situasi tersebut. “Yang saya lakukan adalah meminjam buku-buku dari perpustakaan serta melobi dosen agar dipinjami buku beliau. Saya juga search artikel dari internet dan mengajak diskusi senior-senior saya di kampus, bahkan dosen saya sendiri. Saya tidur hanya 3-4 jam setiap hari untuk membaca semua referensi dan menulis paper tersebut.”
Hasilnya seperti apa? “Paper saya selesaikan dalam 3 hari dan mendapat excellent mark (A) untuk tugas tersebut.”
Ini hanya sebagian kecil contoh pertanyaan wawancara HRD dari belasan pertanyaan yang mungkin Anda terima. Jika ingin mendapat tips yang lebih mumpuni, baca saja postingan Mas Haryo Suryosumarto di blognya.
Semoga membantu.

Januari 23, 2009 pada 12:51 pm
aku keterima kerja nggak pake wawancara…
yg wawancara bolak-balik malah ketrima…
dunia pancen mbundet…
Januari 23, 2009 pada 7:25 pm
wah, bagus tuh tipsnya. semoga sy kelak g terlalu ribet kalopun harus wawancara kerja. amin3.
salam kenal juga!
Februari 8, 2009 pada 3:43 pm
ni sister….
wawancara mang aneh. kadang kita cuma ditanya hal-hal sepele…dimana rumahmu, berapa umurmu..
tapi yakin ja, mereka bukan hanya cari orang pinter, karena orang pinter tu banyak. tapi lebih pada nyari orang yang bisa ngikutin ritme perush. ya ngga sich?
Finally, setelah sekian lama dikau jadi silent reader, Dik. Hmm, jadi punya ide untuk nulis what’s on HRD’s mind : Bagaimana HRD menginterpretasi jawaban Anda, hehe. Tunggu aja tulisan selanjutnya ya. Semoga bisa membantu..
Februari 18, 2009 pada 2:45 pm
wah itu bagus sekali ….
saya jadi temotivasi ….
thanks .
Semoga membantu, Nelia
Maret 31, 2010 pada 2:40 pm
yang jelas saat kita di wawancarai jagn sekali-kali untuk kita tidak melihat matanya… pertama yang plu itu kontak mata… memeberi jawab dengan senyum tapi tidak bertele… trus jawab jujur tetep kontak mata jangan liat sembarangan
Agustus 24, 2010 pada 12:37 am
wah keren nih… saya jadi nambah 1 pengetahuan
tq
September 24, 2010 pada 8:18 pm
waaaaah makasih bgt tipsnya
besok saya dapet panggilan interview
semoga lancar ^^
Desember 22, 2010 pada 5:10 pm
ada yang py tips wawancara untuk menjadi HRD?