Anakku bandel sekali_part 2

Salah satu polah Wima. Sekali lagi, itu cuma salah satu!

Salah satu polah Wima. Sekali lagi, itu cuma salah satu!

Bagi ibu-ibu yang memiliki anak usia 1-4 tahun, tentu sangat memahami betapa melelahkannya menjaga si kecil di usia ini. Ada beberapa hal yang layak dicatat :

1. Ketahui penyebabnya

Rasa ingin tahu yang besar, ditambah daya eksplorasi motorik yang memang sedang tinggi-tingginya, pastilah membuat sang ibu kewalahan. Fasilitasi aja, ibu-ibu..

Sudah baca tulisan di blog ini yang Darimana Balita Belajar, kan? Berikut potongan tulisan favorit saya : *tulisan sendiri kok difavoritin

Biarkan ia mengeksplorasi lingkungannya. Biarkan tangan kecilnya menyentuh pasir, rumput, dan bunga. Biarkan ia mengamati semut yang berjalan beriringan. Biarkan ia mengejar kupu-kupu dengan kaki telanjang. Tugas kita adalah memandunya. Bukan sekedar melarang dan memarahi, yang kelak hanya akan memandulkan kreativitas dan potensinya.”

Kalo kasus Wima, pelanggaran batas -  seperti yang saya tulis di posting sebelumnya (part 1) – salah satunya dikarenakan  kurangnya perhatian.

Jika saya amati, bukankah jika dia melakukan kreativitas kelewat batas, saya dan ayahnya – yang sibuk sendiri-sendiri – jadi memperhatikan dia? Yaitu menegur. Cara itu seringkali digunakan Wima untuk memanipulasi perhatian kami berdua. Be aware with their manipulation! :D

Baca entri selengkapnya »

Iklan menurunkan berat badan

Kaget. Sedang terserap-terserapnya ke kegiatan menulis pagi, teman saya waktu kuliah dulu mengirimkan iklan penurunan berat badan yang entah dia dapatkan darimana via Y!M. Seperti biasa, tanpa diet dan olahraga.

BUZZ!!!

ZS: “…Finally I lost over 31 pounds in less then a month, these new Acai tablets that Jess and I been taking are amazing. They just work super fast on your body fat without any diets or excerice best thing? Cost just 5 dollars over at http://makerail.com”
sanggita_psi_ugm: :lol:
sanggita_psi_ugm: maksud loh??!
sanggita_psi_ugm: BBku udah kayak gadis dulu kali
sanggita_psi_ugm: 48 kg
sanggita_psi_ugm: dari sejak hamil : 59 kg
sanggita_psi_ugm: :lol:
sanggita_psi_ugm: I don’t need that, dear…
sanggita_psi_ugm: Itu juga tanpa diet, tanpa olahraga, pure kekuatan pikiran

Foto narsis : saya, Wima, Willa, dan adik ipar saya Wilda. Diambil akhir bulan lalu waktu nonton 4D di Gelanggang Samudera, Ancol

Foto narsis : saya, Wima, Willa, dan adik ipar saya, Wilda. Diambil akhir bulan lalu, waktu nonton 4D di Gelanggang Samudera, Ancol. *sedang-membuktikan-ke ZS : udah kecil lagi, wek*

Mungkin memang secara nature, badan saya mudah disetel ya. Kenaikan berat waktu hamil anak kedua juga ‘hanya’ 11 kg. Itu pun langsung merosot 5 kg dalam 2 minggu (paska melahirkan cuma turun 3 kg). Sempet 2 bulan stuck di 50 kg tidak mau turun-turun.

Tapi sekarang sudah sama dengan berat waktu SMA dulu. Seringkali dikira anak kuliah lagi. Padahal buntutnya udah dua. :D *masih pecicilan sih

Kalo ditanya tipsnya, saya juga ngga tahu. Saya makan seperti biasa kok, tidak ada pantangan, tidak ada pengurangan kuantitas. Ada temen kantor yang mati-matian diet dengan minum vitamin ataupun obat penurun berat badan. Turunnya pun belum signifikan, hanya 2 kg.

Sedangkan saya turun drastis hanya dengan 3 menit hipnosis setiap pagi dan malam dengan memvisualisasikan berat badan yang saya inginkan. Merasakan betapa bahagia dan bangganya saya dengan tubuh seringan itu. And it works, saudara-saudara!

Tapi tetap saja saya harus melakukan olahraga demi pengencangan 3P –you know what I meanlah– Cari yang tidak mengeluarkan biaya ah : berenang. Loh kan harus bayar biaya masuknya?

Ah, enggak. Kan pake fasilitas kantor. Berenang di hotel yang kerjasama dengan kantor untuk menginap karyawan dari site yang ke Jakarta, hehe. The power of being HR, getu… *tertawa-licik*