Kenapa tangan terlipat di dada adalah kesalahan besar dalam wawancara kerja? Bagaimana mengidentifikasi pasangan yang berbohong dengan mudah?
Jawabannya adalah : Kenali bahasa non verbal.
Yap, karena mayoritas pikiran dan perasaan terdalam seseorang tercermin dari bahasa tubuhnya daripada apa yang dia katakan secara verbal.
Berikut beberapa contoh perilaku non verbal beserta interpretasinya yang sering saya temui dalam percakapan sehari-hari :
- Berdiri tolak pinggang : siap, agresif
- Duduk, bersilang kaki, kaki digerak-gerakkan : bosan
- Tangan terlipat di dada : defensif
- Jari menyentuh pipi : evaluasi, berpikir
- Jari menyentuh hidung : berbohong, penolakan, ragu-ragu
- Menggosok mata : ragu-ragu, tidak percaya
- Tangan digenggam di balik punggung : marah, frustrasi, khawatir
- Tangan menopang kepala : bosan
- Menggosok tangan : simbol antisipasi
- Duduk dengan kedua tangan di belakang kepala, kaki bersilang : percaya diri, superior
- Telapak tangan dibuka, tidak mengepal : ketulusan, keterbukaan
- Mengetuk meja dengan jari : tidak sabar
- Memainkan rambut dan jari : berminat
- Menggosok dagu : mencoba membuat keputusan
- Menggigit kuku : tidak aman, gugup
- Memegang telinga : tidak dapat memutuskan
Pada akhirnya, sebelum memainkan bahasa tubuh Anda, buatlah diri sendiri nyaman dulu. Masalah ini sih tanyakan pada ahlinya : Pak Ronny FR saja ya
Catatan penulis:
Ngga boleh protes, saya menulisnya menggunakan perasaan dan tanpa mencantumkan referensi, hehe. Musti ngublek-ublek tumpukan buku soalnya. Tapi konten bisa dipertanggungjawabkan kok. Gpp ya, hari ini ringan dan ringkas saja..*merasa bersalah*

Mei 4, 2009 pukul 11:19 am
untung mbak Sanggita gak lihat posisi saya sekarang kayak apa…
aman…
Kok malah jadi agak takut ya berinteraksi dengan orang yg paham psikologi
——
Ah, saya yakin, kalo njenengan ketemu saya, ngga bakalan takut dan khawatir bakal dinilai/diamati. Hal seperti itu memang sudah jadi kacamata orang psikologi, Mas. Malah hasil penilaian mereka bisa jadi cermin buat Anda dalam melakukan perbaikan.Oke?
Mei 5, 2009 pukul 1:14 am
Di era internet minded dewasa ini, kayaknya anda layak membahas “Bahasa Blogging Anda…” yang mengupas tentang bagaimana pemilihan suatu (warna) template pilihan untuk blog atau website dapat merepresentasikan suatu kondisi kejiwaan or motivasi dari sang owner.
Gimana, mau coba…?!?
Kalau nggak keberatan, yah, jadikan website saya aja sebagai “pilot project”-nya. He…he…he…
Btw, tx abis ya dharing-nya!
Mei 5, 2009 pukul 2:29 am
kalo sambil garuk-garuk bokong tandanya apa, ya?
*panuan di bokong*
Mei 5, 2009 pukul 12:56 pm
Kalau menggoyang-goyang kaki sambil kerja, sambil ngobrol dsb itu kira-kira apa ya Mbak? Soalnya saya suka begitu tuh
Mei 5, 2009 pukul 1:54 pm
Ini sanggita SMUNSA Solo bukan??yang suka kirim2 salam di BNB PTPN???
Aku kangen………………
Kamu di Jakarta???
Ketemu yuuuu
Mei 6, 2009 pukul 12:15 am
“Jari menyentuh pipi : evaluasi, berpikir ”
Saya banget …
Mei 6, 2009 pukul 9:57 pm
Waduh…pas ketemu Gita dulu, gayaku apa ya?
Mei 13, 2009 pukul 10:22 pm
klu menurut gw sih semuanya itu gak pasti bu, malah bisa dikondisikan untuk dinilai seperti yang diinginkan (duh binun nulisnya).
coba klu lagi interview sambil nungging artinya apa yak??
Oktober 19, 2009 pukul 5:58 am
Wah mslh recruitment tetep org psikologi yg bs, tp lumayan sharing pengetahuan, meski tanpa ada landasan theory, yg jls percaya aj sm yg lbh jagi di bidang-x.
Ok-lah yg di atas bs buat pertimbangan kelak, tp lbh utama mn ya dibanding dg feeling dlm merecruit seseorg?