Saya menulis karena saya narsis

michelangelo_caravaggio

(Coba perhatikan judul di atas. Bahkan dalam satu kalimat, ada dua kata ‘saya’ disana. Sangat me-centered. Maaf, untuk istilah yang satu ini, memang tidak ada di kamus psikologi. Yang ada sih therapist-centered, client-centered, student-centered, etc. You named it-lah).

Jadi, kenapa saya turut meramaikan dunia per-blogging-an di Indonesia?  Ya, karena saya narsis.

Menurut Wikipedia, narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Salah satu bukti kenarsisan saya adalah kecintaan pada cermin.

Bangun tidur, bercermin. Ketemu wastafel, bercermin. Melihat bayangan di kaca ruang tamu, bercermin. Melihat kaca mobil, bercermin. Melihat spion truk menuju kantor, bercermin. Melihat kaca di pintu kantor, bercermin. Naik tangga menuju meja kerja, ada kaca, bercermin.

Minimal 20 kali sehari saya bercermin. Padahal wajah dan bentuk tubuh saya sama saja. Jadi, buat apa saya mempertahankan perilaku irasional ini?

Nah, menulis adalah metode untuk mengurangi ke-narsis-an tersebut. Saya belajar untuk menjadi pengamat bagi diri sendiri. Berani untuk jujur mengakui kekurangan diri.

Kenapa harus blog? Bukankah juga menulis diari setiap hari?

Dengan blog, setiap orang bebas berpendapat, menunjukkan eksistensinya, berlomba menarik perhatian dan mendapat stempel : blog seleb. Tapi bukan itu yang saya cari.

Ketika saya merefleksikan pengalaman harian saya dengan menulis di diari, saya pikir, bukankah di luar sana banyak orang yang juga sedang berproses seperti saya? Kenapa tidak di-­share­ sehingga bisa melanjutkan perjalanan bersama dan saling berbagi bekal?

Ini adalah prosesi yang tidak terlihat. Saya tidak tahu siapa saja yang mampir di blog ini. Saya tidak tahu sedalam apa daya sentuh tulisan saya.

Bahkan saya belum tahu akan saya bawa kemana blog ini. Yang saya tahu, saya hanya harus menulis. Itu saja.

“There are two ways of spreading light:
to be the candle or the mirror that reflects it”

– Edith Wharton –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: