Komitmen 2008 saya

kopi-dan-buku-21Kebiasaan menulis diary sebenarnya sudah saya lakukan sejak tahun 1994 – saat itu saya masih kelas 6 SD – hingga sekarang. Isinya pun sangat sederhana, seperti apa saja aktivitas saya hari itu.

Beranjak SMU, diary penuh dengan curahan hati tentang cinta. Lucu juga mengingatnya. Orang yang saya taksir itu seorang seniman eksentrik berusia satu tahun lebih muda dari saya yang tenggelam dengan dunianya sendiri, dunia filsafat. Dan tidak setiap orang – apalagi remaja seusia itu – yang bisa memahaminya.

Kami bisa diskusi dari jam 8 malam hingga jam 2 pagi, via telpon tentu saja. Hanya break ketika salah satunya ingin <maaf> pipis. Pemikiran tokoh-tokoh besar filsafat sudah kami telan bersama. Tanpa guru, tanpa mentor. Hanya kami berdua. Lucunya, saya pernah menemani dia nge-band di sebuah acara kampus dengan…membaca buku filsafat!

Sayang, diary masa SMU itu sekarang hilang. Saya sudah mencarinya di tumpukan kardus harta karun saya tapi tidak ketemu juga. Padahal, suatu saat saya ingin menulis cerita yang terinspirasi dari perjalanan hidup sahabat saya itu. It’s ok. Yang bisa saya lakukan sekarang adalah dengan mencoba memasuki gudang data memori saya untuk memunguti potongan-potongan cerita sehingga menjadi sebuah rangkaian yang indah.

Kembali ke kebiasaan menulis. Komitmen untuk menulis secara regular setiap hari baru saya mulai tahun 2007. Dengan catatan evaluasi per minggu. Lama-lama menulis memang menjadi kebutuhan. Saya bisa uring-uringan tidak jelas jika ritual satu ini terlewat. Karena saat itu saya merasa belum mengunjungi diri saya sendiri.

Ternyata, dengan menulis diary secara konsisten sangat membantu dalam proses evaluasi. Ketika membaca kembali isinya setahun ke belakang, seolah-olah baru kemarin saya mengalaminya. Setahun memang terasa sangat cepat. Itulah yang membuat saya semakin bersemangat untuk membuat resolusi di tahun ini – hal yang tidak pernah saya lakukan sepanjang 24 tahun usia saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: