Apa prioritas hidup Anda?

woman-overcoming-solving_ca_8_4Dalam satu waktu, kita harus menjalankan peran majemuk. Saat ini pun, saya harus berperan sebagai istri, ibu, anak, cucu, sahabat, sekaligus wanita karir.

Masing-masing peran mempunyai tuntutan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Namun sayang, keseimbangan dalam menjalankan setiap peran seringkali dilupakan orang.

Harus sholat tepat waktu, tetap mengaji meski sedang malas, bangun untuk tahajud meski masih mengantuk, tetap dhuha meski pekerjaan menumpuk.

Harus senantiasa hormat dan mesra pada suami.

Harus selalu sabar dan total dalam mengasuh dan mendidik anak. Harus mampu me-manage amarah supaya tetap bijak menghadapi anak.

Harus menjaga komunikasi dengan orangtua, sahabat, dan siapa pun yang membutuhkan perhatian saya.

Harus cepat tanggap ketika ada pekerjaan di kantor. Harus cepat switch perasaan negatif menjadi positif ketika ada masalah. Harus pasang tampang senyum setelah menangis. Supaya pekerjaan kantor cepat selesai, kinerja tidak turun, tetap produktif, dan cepat dalam menyerap ilmu baru.
Meskipun dalam proses pencapaiannya tidak selalu bisa ideal. Selalu ada batasan-batasan yang dilanggar. Saya masih sering ngambek sama suami. Ketika sedang berargumentasi, maunya menang sendiri. Masih suka marah ketika anak tidak menurut apa ‘yang menurut saya benar’ bagi dia. Masih lupa menghubungi orangtua di Solo, bahkan sekedar menanyakan kesehatan mereka. Dan kadang melamun di kantor ketika ada unfinished-bussiness. Dan yang paling sulit adalah memaksa diri untuk puasa senin-kamis, karena tidak mudah bagi saya untuk menahan lapar.

Kedengaran terlalu banyak aturan ya.

Ada yang mau sharing? Mari saling mencerahkan.

3 Tanggapan to “Apa prioritas hidup Anda?”

  1. dewi Says:

    Siang Bu…maap baru sempat mampir…
    Salam buat wima, mas widhi dan keluarga yah…

  2. Apa yang harus dilakukan di tahun pertama menikah « Sanggita Says:

    […] Kata Aa Gym, “Jangan pernah melakukannya dengan sisa waktu, sisa tenaga, dan sisa pikiran.” Karena hasilnya juga menjadi tidak optimal. Hal ini akan kembali pada pertanyaan : Apa prioritas hidup Anda? […]

  3. tintin Says:

    Prioritaskan hidup untuk ibadah dan selalu ikhlash karena ALLAH semata… misal mau kerja niatkan ikhlash karena ALLAH mengharapkan pahal dan rizki yang baik untuk keluarga. Kemudian waktu mendidik anak ikhlash karena ALLAH dan berharap didikannya diberkahi dan anak2x menjadi anak sholeh …
    Dan pupuk dalam diri .. bahwa dosa itu kita tahu ada dan banyak .. tetapi amal .. kita tidak tahu mana yang diterima atau tidak .. so .. beramal2x sebanyak-banyaknya …🙂

    semoga bermanfa’at .. Allohu’alam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: