Kantor masih sepi

empty-officePagi. Kantor masih sepi. Sejak semalam, Jakarta diguyur hujan. Jalan menjadi macet, bukan hal baru. Mobil merayap, suara klakson menggema, asap knalpot bercampur hujan. Sesak.

Hujan merusak suasana hati banyak orang.

Saya? Jam 07.00 masih menikmati roti bakar hangat dan satu gelas susu sembari membaca buku. Dengan celana jins biru, kaus dan kerudung hitam (setiap jum’at, dresscode-nya memang kasual), berangkat jam 07.55. Dua menit lima puluh satu detik kemudian, saya sudah di kantor.

Saran saya, just simplify your life.

Ditulis dalam Reflection. Tag: , , , . 3 Comments »

3 Tanggapan to “Kantor masih sepi”

  1. kharisfajar Says:

    Disiplin memang penting tuh…

  2. tanya dong Says:

    emang ngantor dimana mba?
    terus kost dimana?
    Mauuu…. cuma 3 menit ngantornya..

    Saya msh kost di depok, ngantor di sudirman.. butuh 2.5 jam pergi doang; T_T mau pindah kost nih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: