Tips bagi yang ingin menikah

cincin

“Git, aku pengen nikah nih. Tapi aku masih kuliah dan calon suamiku belum punya pekerjaan yang mapan. Nikah tu enak ga sih?”

*Dara (nama samaran), via sms

Yang harus dipersiapkan sebelum menikah:

1.    Persiapan finansial

2.    Persiapan psikologis

Pastikan bahwa pasangan dan diri kita tipe solution-oriented setiap ada masalah. Pastikan bahwa kita tidak mudah tersinggung dan marah jika bertemu situasi yang tidak menyenangkan. Intinya, pastikan bahwa Anda berdua adalah pribadi yang matang.

3.    Negosiasi dengan significant others (orang-orang yang nantinya turut berperan penting dalam pernikahan Anda)

Rumah tangga itu penuh dinamika. Bisa menyenangkan, bisa sangat tidak menyenangkan. Jadi :

1.    Miliki visi yang kuat

Sebaiknya, masing-masing calon sudah memiliki masterplan hidup. Jadi, menikah adalah media untuk mewujudkan rencana-rencana yang telah dikonsolidasikan.

Kira-kira quote-nya seperti ini : “Honey, I’ll stand behind you on your way to the star.” Peran Anda berdua equal. Tidak ada yang superior karena rumah tangga haruslah satu tim. Masing-masing harus memahami tugasnya dan hak-hak pasangannya.

2.    Berani berkomitmen

Anda tidak menikah untuk bercerai kan? Godaan lawan jenis pasti ada di setiap fase pernikahan. Be aware for that. Banyak orang yang menggali lubang kubur sendiri karena selingkuh. Karir, rumah tangga, dan nama baik yang telah dibangun – bahkan selama puluhan tahun – menjadi runtuh seketika karena ketidakmampuan mengendalikan hasrat.

Jadi, buat apa selingkuh? Anda tahu konsekuensinya kan? Orang pintar belajar dari pengalaman diri sendiri. Orang bijak belajar dari pengalaman orang lain.

Komitmen di sini juga berarti : komitmen memberikan pendidikan terbaik untuk anak, komitmen untuk melakukan kebiasaan baik, komitmen untuk melepaskan diri dari keterbatasan, komitmen untuk berkarya dengan profesional. Intinya, komitmen untuk meningkatkan personal-excellency.

3.    Bersedia menjadi manusia tangguh, secara fisik dan psikis

Terutama bagi perempuan yang memutuskan untuk berkarir. Bahkan, saat sekarang, multitasking woman terdengar lebih dinamis dibandingkan jika hanya berkegiatan di rumah.

Sebagai perempuan berkarir, Anda harus mampu membagi hati dan pikiran untuk pekerjaan-suami-anak-urusan rumah tangga yang tidak pernah selesai-dan diri sendiri.

Jika pada satu titik Anda merasa lelah dan jenuh, coba review lagi apa tujuan awal Anda berkarir. Apakah semata-mata hanya untuk membantu suami mencari nafkah ataukah sebagai media Anda untuk beraktualisasi.

Just remember to live your balanced life.

4 Tanggapan to “Tips bagi yang ingin menikah”

  1. evicipluk Says:

    Nggi, thanks banget yah, untuk tips2nya..hehe. Bisa2 dibaca2 lagi nanti kalau aku pengen nikah..hehehe..😛

  2. edratna Says:

    Tip yang bagus….dan juga selalu berpikir positif, dan uang bukanlah segalanya.

    Yang jelas, menikah adalah tidak mudah, tak sekedar komitmen pada pasangan, tapi nanti akan ada anak-anak yang akan dilahirkan, jadi pasangan harus mampu memberikan perlindungan dan kenyamanan hati bagi anak-anaknya.

  3. bimaconcept Says:

    Thx ya info n tipsnya….
    salam kenal🙂

  4. Pernikahan itu seharusnya… « Sanggita Says:

    […] Tips bagi yang ingin menikah Ditulis dalam Marriage. Tag: Fahd Djibran, Kholeris, Melankolis, menikah, pernikahan, Plegmatis, Sanguinis, tips. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: