Ketidaknyamanan pada tri semester ketiga

Selain ketidaknyamanan psikis, ada beberapa ketidaknyamanan fisik yang harus ditanggulangi ibu hamil – terutama ketika memasuki tri semester ketiga. Ini share aja ya. Kalo ada yang mau menambahkan, silahkan…

· Gatal-gatal, terutama di kulit perut. Hal ini muncul akibat membesarnya perut sesuai perkembangan janin dalam kandungan. Solusi : jangan digaruk, karena akan meninggalkan bekas. Mending dioles dengan pelembab saja (kalo saya sih lebih mantap pakai balsam, wiiih panas, hehehe).

· Suhu badan meningkat. Ibu hamil akan lebih mudah merasa kegerahan/berkeringat ketika orang lain biasa saja (apalagi tinggal di Jakarta, ampun deh). Hal tersebut terjadi karena ada perubahan metabolisme tubuh sebagai upaya penyesuaian untuk mendukung bayi yang kian membesar. Solusi : usahakan tinggal di ruangan/lingkungan yang sejuk. Hayo, untuk yang malas mandi, jadi rajin kan? Ups!

· Sulit tidur. Membesarnya janin, gerakan yang makin lincah, dan tekanan pada kandung kemih yang memaksa ibu hamil sering kencing adalah faktor utama pengganggu tidur. Solusi : posisi tidur yang dianjurkan pada fase ini adalah tidur miring. Letakkan bantal untuk mengganjal kaki agar rileks.

· Kaki kram atau bengkak. Kejang yang menimbulkan nyeri ini biasanya terjadi pada malam hari. Bahkan nyerinya baru hilang setelah 3-4 hari. Hal ini terjadi akibat tekanan rahim mengurangi sirkulasi pada kaki dan menekan syaraf tertentu, selain itu bisa juga dikarenakan kekurangan kalsium dan fosfor.

Solusi : seimbangkan makan dengan memperbanyak makanan yang mengandung kalsium. Seringlah mengistirahatkan kaki dengan menselonjorkannya, jangan terlalu lama dalam posisi duduk dengan kaki tertekuk. Tambahkan porsi jalan kaki untuk melancarkan peredaran darah. Alhamdulillah, dua kali hamil, saya jarang mengalami bengkak kaki seperti penderita beri-beri. Hanya ketika saya melakukan perjalanan lebih dari 2 jam saja sehingga terpaksa menekuk kaki dan berakibat bengkak. Uh, ga enakeun.

· Nafas sesak. Rahim yang membesar juga menekan diafragma yang membuat ibu hamil agak sulit bernafas. Perubahan hormonal juga berpengaruh pada aliran darah dan kelenturan otot paru-paru. Solusi : rajin melakukan latihan pernafasan, terutama di pagi hari. Jika sudah sangat mengganggu, langsung cek ke dokter.

· Gusi mudah berdarah. Perubahan hormonal juga diikuti membengkaknya gusi sehingga permukaannya menjadi tipis dan mudah berdarah ketika sedang gosok gigi. Solusi : ganti sikat gigi yang soft dan gunakan pelan-pelan saja.

Hehehe, ga mudah ya jadi ibu? Bayangkan, 5 milyar manusia yang ada sekarang dan 20 milyar manusia yang pernah menghuni bumi, lahir dari rahim seorang ibu. Subhanallah, mari kita jalani amanah ini sebaik-baiknya.

Baca juga :

Mengatasi kecemasan melahirkan

Satu Tanggapan to “Ketidaknyamanan pada tri semester ketiga”

  1. Mya (Yusuf) Says:

    Thanks infonya, bagus untuk para calon ibu muda !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: