Dua bulan berburu Rectoverso

rv-margo-city

Sejak saya mengetahui langsung dari Deemelalui ketidaksengajaan menyaksikan O-Channel – bahwa karya hibridanya berjudul Rectoverso sudah di-launch awal September lalu, saya mulai hunting.

Minggu pertama proses perburuan belum menghasilkan apa-apa. Ternyata promosi belum diimbangi dengan pemerataan distribusi.

Hingga urusan pekerjaan di kantor, melahirkan, dan mengasuh dua balita tanpa asisten rumah tangga di bulan Oktober memaksa saya menghentikan pencarian karya terbaru penulis yang sangat saya kagumi ini.

Setelah satu bulan menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, bulan ini saya mulai berburu lagi. Kali ini saya titip ke adik ipar yang bekerja di Bandung karena di Sukabumi belum ada. Tapi lagi-lagi saya harus menunggu karena adik ipar saya ditugaskan ke Jambi.

Karena tidak sabar – dan memang sudah kehabisan bacaan – saya pun memutuskan untuk memesan via www.dee-rectoverso.com pada hari Sabtu minggu yang lalu (1/11).

Harga buku : Rp 67.500,- (di toko buku : Rp 75.000,-), CD : Rp 49.500,- (di toko kaset: Rp 55.000,-), dan ongkos kirim ke Sukabumi Rp 26.000,-. Total : Rp 143.000,-. Untuk pemesanan online ditambah bonus tanda tangan Dee, goodie bag, stiker, dan poster. Tapi sayangnya, sampai hari ini pesanan saya belum datang.

Baru saja saya menelpon bagian customer service untuk pemesanan online. Hiks, ternyata masih harus menunggu 2-3 minggu lagi karena cetakan pertama sudah habis. Padahal sudah geregetan ingin segera menyelami kisah dan lagu dalam Rectoverso.

Pokoknya, begitu kirimannya sampai, saya pasti share pengalaman membaca tersebut disini. Sing sabar yo, Gi…

*FYI, Rectoverso adalah buku keenam yang ditulis Dee. Sebelumnya Supernova : Putri, Ksatria, dan Bintang Jatuh; Supernova : Akar; Supernova : Petir; Filosofi Kopi (kumpulan cerpen); dan Perahu Kertas (versi digital).

3 Tanggapan to “Dua bulan berburu Rectoverso”

  1. ricohsanusi Says:

    wew,
    padahal saya juga mau pesen online tuh..
    wah jd ragu klo pesenannya ga datang2 kayak mbak..

  2. .ekhsano Says:

    iya tuh. susah bet *maksudnya nyari yang berharga miring😀

    kemaren sempet ke pameran buku di JCC (tanggal 12). niat awalnya sih nyari diskonan rectoverso. sejauh mata memandang. kaki melangkah. ternyata tuh buku tak juga ditemukan. iseng2 nanya ke salah satu penjual. jawabannya membuatku tercengang, “wah kita emang gak kebagian mas, cetakannya habis, kita hanya bawa sedikit saja, begitu pembukaan tadi langsung terjual. habis”

    trus hari jumatnya. ada pembukaan gramedia di pondok gede. all item diskon 30%. niatnya mo nyari rectoverso juga. tapi.. lagi2… KEHABISAN…

    jadi semakin penasaran…

  3. Semalam untuk selamanya « Sanggita Says:

    […] Perburuan saya mendapatkan RectoVerso […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: