Masih adakah langit biru di Jakarta?

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan rekrutmen management trainee dan D3 trainee di Semarang (tempat tes : Politeknik UNDIP) dan Jogja (tempat tes : UPN dan UGM).

Saat perjalanan dengan mobil dari Semarang ke Jogja, tepatnya di Jl. Magelang, saya sempat memergoki langit yang bermurah hati memancarkan keceriaannya.

Sebuah kemewahan setelah sekian lama menjadi survivor di Jakarta.

awan-biru1

awan-biru-rindang1

*Berhubung weekend, nulisnya yang ringan-ringan saja ya.

7 Tanggapan to “Masih adakah langit biru di Jakarta?”

  1. Bundanya Dita Says:

    jadi kangen pulang ke jogja..
    udah 20 bulan gak pernah mudik😦
    Insya Allah lebaran tahun depan bisa menikmati kota jogja yang adem ayem🙂

  2. sanggita Says:

    Wah, saya juga, mbak. Rencana mo balik baru lebaran tahun depan. Setelah dirasa-rasa – dan bukan dipikir2 – akhir bulan ini mo balik aja. Kangen Jogja, kangen Solo. Kangen makanannya, kangen suasananya. Mumpung masih cuti melahirkan. Pulang yuks…

  3. edratna Says:

    Langitnya bagus sekali…kayaknya kalau di Jakarta jadi abu-abu deh…kebanyakan polusi.

  4. royalsky Says:

    kok bagus gitu motonya pake DSLR ato kamera saku, bu?

  5. ciwir Says:

    langit akan tetap biru, kecuali jika tertutup…
    bisa tertutup awan, bisa tertutup CO2, bisa juga tertutup langit-langit rumah… 😀

  6. sanggita Says:

    @royalsky,
    Ini motonya pake Cannon EOS 400D (duh, nggak ngerti juga maksudnya gimana, hehe)
    *gaptek, euy!

  7. rera Says:

    bukankah langit biru selalu ada dimana saja?
    biarpun Jakarta merupakan kota yang sesak, namun masih ada celah yang dapat untuk melihat langit yang biru, terimakasih..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: