Tahun baru : evaluasi dan susun resolusi

arah1Pergantian tahun kali ini saya lalui dengan biasa saja. Evaluasi dengan me-review setiap jejak langkah dalam serakan diari pun tidak saya lakukan. Evaluasi hanya seingatnya saja, padahal saya sangat ajeg mengisi buku coklat kesayangan itu.

Tahun ini saya hanya ingin melanjutkan rencana-rencana tahun kemarin yang tertunda. Berhubung me-rapel goals, berarti speed and power harus digandakan. Doakan saya tetap bersemangat hingga akhir tahun ini ya.

Belajar dari tahun lalu, goals saya tidak tercapai – padahal rencana cemerlang sudah dibuat bahkan di-breakdown dari 5 tahunan ke tahunan kemudian bulanan, mingguan dan harian – dikarenakan turunnya semangat dan komitmen saya untuk meraihnya. Yang berimbas pada kedisiplinan mengeksekusi.

Hal tersebut terjadi karena hadirnya anak kedua yang di luar rencana. Akhirnya saya pun harus melakukan face-off project terutama terhadap perencanaan karir dan keuangan.

Whatever it was, berikut goal yang ingin saya capai untuk setiap peran yang dilakukan: (urutan berdasarkan prioritas)

1. Sebagai makhluk spiritual, misal : konsisten puasa Senin-Kamis, sholat tahajud dan dhuha serta khatam Qur’an.

2. Sebagai istri, ibu, anak, dan menantu. Intinya sih harus selalu sabar dan ikhlas.

3. Sebagai perempuan berkarir, misal : kenaikan status, jabatan, dan gaji (detailnya tidak perlu dicantumkan kan? Hehe. Alhamdulillah, peran yang satu ini prospektif sekali).

4. Sebagai manusia pembelajar, misal : minimal membaca 2 buku berkualitas dalam satu bulan, mem-posting minimal 30 tulisan dalam blog setiap bulan, menulis novel bagian 1 – untuk konsumsi pribadi – 75.000 words dalam satu tahun, menetapkan tujuan harian setiap bangun tidur, dan melakukan evaluasi harian sebelum tidur.

5. Sebagai makhluk sosial, misal senantiasa menjaga hubungan yang harmonis. Memang, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Dan memang tidak perlu berusaha untuk selalu menyenangkan orang. Karena hal tersebut bisa menjebak diri kita untuk tidak menjadi diri sendiri, tetapi menjadi orang yang orang lain inginkan. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada konflik interpersonal yang mengganggu.

Dan ingat untuk selalu menikmati setiap detik peran yang kita jalankan dan memberikan yang terbaik di setiap helaan nafas.

Nah, saya sudah memberikan bocoran goals tahun ini. Demi pencapaian mimpi saya 5 tahun lagi. Bagaimana dengan Anda sendiri?

*Terimakasih untuk Stephen Covey yang telah mengubah hidup saya melalui bukunya yang inspiratif – waktu itu yang saya baca – 7 Habits For Highly Effective People

7 Tanggapan to “Tahun baru : evaluasi dan susun resolusi”

  1. pei Says:

    30 tulisan di blog setiap bulan?…

    saya baru mau bikin target 4 tulisan di blog setiap bulan.

  2. Bundanya Dita Says:

    wah..deskripsi goalnya detil banget ya. tiap tahun bikinnya sedetil itu ya mbak? rata2 brp % bisa dicapai?. setelah punya anak, yang saya pikirkan secara detil ya masalah anak. kalau yang lain let it flow aja. karir, do the best. baca buku & jumlah posting gak ditarget. nulis (dulu suka nulis resensi buku yg dibaca, utk konsumsi pribadi), sudah lama gak produktif😦

  3. sanggita Says:

    @Pei : bansaaaiii
    @Bundanya Dita : sekarang lagi intens bikin strategic planning buat perusahaan. Masa buat hidup kita – yang jauh lebih berharga – ga dibikinin juga, Bun?
    No.1 : 40% (ga puasa, ga khatam)
    No.2 : 99% (banyak belajar dari pengalaman mengurus anak pertama. Feedback suami, manajemen diri juga jauh lebih baik – terutama pengelolaan emosi, alhamdulillah)
    No.3 : 95% (naik gaji 2x setahun, masuk departemen yang lebih strategis)
    No.4 : 30% (ga nulis novel at all, blog bolong2, kadang sebulan ga baca buku baru sama sekali)
    No.5 : 99% (pernah melakukan kesalahan di awal tahun, hehe)

  4. tya Says:

    wah.. ketemu sama psikologg.. senengnyaa.. ^^
    saya juga calon loh mbak, adek kelas mbak juga malah. mohon bimbingannya. hehe.

    memang gini ya, jadi terbawa menerapkan ilmu2 psikologi yang menyenangkan sekali itu.. keren2 mbak.. (eh, saya panggil mbak nggak apa2 kan? angkatan brp to njenengan?hehe)

  5. sanggita Says:

    @tya : Wah angkatan berapa, tya? Saya? tebak aja, ga jauh kok dari tya. kebanyakan temen2 angkatan saya masih ambil mapro

  6. Pilih mana : Susun goal dengan SMART atau goal-free? « Sanggita Says:

    […] Pilih mana : Susun goal dengan SMART atau goal-free? Januari 16, 2009 — sanggita Awalnya saya berniat untuk menulis tentang bagaimana menyusun goal dengan SMART (Spesific, Measurable, Achieveable, Realistic, Timely), sebagai kelanjutan tulisan saya minggu lalu. […]

  7. madarmawan Says:

    7 habits !!! mantap… saya pernah baca sma kelas 2… tp bs mulai “menggunakanya” baru liburan semester 4 ini… ternyata kl dipahami enak jg ya ??? xixixi😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: