Mengatasi dilema membaca sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya

books-covered-cobwebsSaya salut dengan Deputy General Manager (DGM) HRD tempat saya bekerja. Di tengah kesibukannya memimpin divisi, menyusun perencanaan-perencanaan strategik, dan mengelola kegiatan harian, beliau selalu menyempatkan diri untuk membaca buku.

Apalagi jika melihat background beliau yang mining engineer. Sebelumnya beliau menjabat di bagian People Development untuk Divisi Operation. Kemudian hijrah menjadi DGM HRD di usianya yang belum genap 40 tahun. Sungguh pencapaian yang luar biasa.

Tidak banyak orang yang mampu membaca beberapa buku tiap harinya seperti DGM saya itu. Padahal di era information overload seperti sekarang, kemampuan membaca sebanyak-banyaknya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya is a must.

Konon, Theodore Rosevelt mampu membaca tiga buku setiap hari selama di gedung putih. Dan John F. Kennedy mempunyai kecepatan membaca 1.000 kpm (kata per menit). Wow!

Ingin memiliki kemampuan seperti beliau-beliau itu? Silahkan simak tulisan Mas Yodhia Antariksa tentang bagaimana menuntaskan sebuah buku tebal hanya dalam hitungan satu – dua jam saja. Atau yang lebih ekstrem lagi, Pak Ronny FR – pakar NLP – berbagi tips mengenai blitz reading, yaitu cara membaca secepat kilat.

Semoga tidak ada lagi buku menumpuk di meja kerja yang menunggu untuk disapa hanya karena ketidakmampuan kita mengelola cara membaca.

Ingat, applied knowledge is power. Selamat berlatih!

14 Tanggapan to “Mengatasi dilema membaca sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya”

  1. budimeeong Says:

    ๐Ÿ’ก good tips, thanks, langsung ke TKP,,๐Ÿ˜ˆ

  2. Abdee Says:

    wahh… la nak aku biasane nganggo ngantuk barang je..

  3. edratna Says:

    Bagaimanapun, kerja dimanapun, harus selalu belajar, karena selalu ada aturan baru atau pengetahuan baru. Dan ini harus dibiasakan, dengan melatih membaca cepat.

    Bagaimana bisa menyelesaikan tugas bertumpuk (bisa satu meter setiap harinya), dan masih bisa membaca ilmu yang terkait dengan bidang pekerjaan kita? Caranya adalah membaca cepat, tanpa belajar terus menerus kita akan ditinggal sendirian, alias jabatan atau job nya ya begitu2 aja.

  4. sanggita Says:

    Iya, Bu. Di era Web.02 ini (meski saya ga dong juga maksudnya), kita dituntut untuk menjadi fast learner ya. Tentu dengan banyak membaca, mendengar, mengamati, dan merenung.

  5. agoyyoga Says:

    Mbak, ada tips nggak (selain banyak berlatih), agar metode yang dijelaskan Pak Ronny bisa sukses? Trims.

  6. ical Says:

    waduh, saya rasa membaca cepat ini lebih tepat untuk buku-buku yang berisi materi-materi pengetahuan..buat buku seperti novel kayaknya sayang deh kalau dibaca cepat-cepat, kadang ada keindahan yang terlewatkan..mungkin

  7. xtremegears Says:

    sanggita Berkata:
    Januari 15, 2009 pukul 8:57 am

    Iya, Bu. Di era Web.02 ini (meski saya ga dong juga maksudnya), kita dituntut…….
    —————————————————————————–
    Bu, itu yg di bold maksudnya Web 2.0 ya? anu, ni link-nya buat di blitz Web 2.0 @ Wikipedia ๐Ÿ™‚

  8. sanggita Says:

    Ups. Iya, yang. Terimakasih koreksinya. Maaf sudah mempermalukanmu karena punya istri gaptek dan sok tau, hehe

  9. Kenapa saya tidak jadi beli gadget terbaru « Sanggita Says:

    […] itu dan juga Deputy General Manager HRD tempat saya bekerja – yang pernah saya ceritakan di tulisan lalu. Meskipun sudah naik jabatan, beliau tetap […]

  10. sanggita Says:

    @Agoyyoga : coba tulisan Pak Ronny FR dikunyah pelan2, mbak

  11. Daftar buku yang harus dibaca « Sanggita Says:

    […] sudah menangkap esensi buku-buku tersebut dengan menggunakan metode speed and summary reading seperti yang saya sajikan bulan lalu, yaitu dengan memeras saripatinya dan men-skip kalimat-kalimat […]

  12. Sekilas tentang NLP, Hipnosis, dan Download e-book Unconsious Blitz Reading « Sanggita Says:

    […] Dear Agoyyoga, pesananmu via komen di thread “Mengatasi Dilema Membaca Sebanyak-banyaknya dalam Waktu Sesingkat-singkatnya” sudah terpenuhi ya. Pelajari dulu konsep UBR ini, Insyaallah mempraktekkannya tidak perlu […]

  13. hmcahyo Says:

    kalo saya๐Ÿ™‚ beli buku dulu bacanya belakangan:mrgreen:

  14. dewi Says:

    WALAH 1 minggu mentok baca 4 buku aj


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: