Wima and Willa are my prime customers

working-mother-at-kitchen

Git, mana tulisan baru di blogmu??! Kok lama ngga posting, jeung?”

Itulah salah satu kalimat yang meluncur waktu saya mengaktifkan Y!M sesampainya di Jakarta (dari Sukabumi) tadi pagi.

Hehe, lucu juga ya. Blog yang isinya ringan-ringan ini ada juga yang membaca. Sekali pun tidak meninggalkan komentar.

Suka aja bacanya. Ngga perlu ngisi komentar, ah.” Demikian alasan teman saya ketika saya tanya kenapa tidak pernah meninggalkan jejak padahal ajeg membaca blog ini.

Saat long-weekend kemarin, sebenarnya saya sudah menyiapkan beberapa draft-tinggal-edit untuk di-posting di blog. Jadi target satu hari satu tulisan tetap bisa terpenuhi.

Pertimbangannya, saat libur panjang itu waktu saya akan tersedot untuk bersama suami dan anak-anak. Apalagi Wima dan Willa masih balita.

Mereka akan full bersama saya dari bangun tidur sampai tidur lagi. Sebuah kemewahan ketika sebagian besar waktu saya telah dibeli perusahaan.

Padahal untuk membuat satu tulisan yang agak berbobot (bukan curhat seperti ini lho), saya butuh 30-60 menit untuk menulis.

Namun kenyataannya, anak-anak (terutama Wima) belum bisa ditinggal barang satu jam pun. Bahkan untuk sekedar duduk manis mengecek e-mail dari kantor. Wima pasti sudah mengetuk ruang kerja suami saya dan berusaha menarik perhatian saya. Apalagi jika bukan bermain-main bersama.

Waktu bebasnya paling saat anak-anak sudah tidur. Tapi seringnya saya ikut tertidur saat menidurkan mereka, hehe.

Jadi, demikianlah mengapa saat Anda mengunjungi blog ini, belum ada tulisan baru.

Yes, my son and my daughter are my prime customers.

Ada yang punya ide untuk menyiasati hal ini?

9 Tanggapan to “Wima and Willa are my prime customers”

  1. Abdee Says:

    Hidup Wima !!!!

    Telah mampu memaksa sang ibu membumi dan sejenak melupakan dunia maya.

    Yes! Pilih Wima sebagai caleg Partai Oek-oek! *loh??!

  2. Bundanya Dita Says:

    Jadi konsistensi dan rutinitas menulis memang di butuhkan untuk maintain blog dan membuat loyal pembaca. Ada satu blog yang dulu rutin saya kunjungi, tapi penulisnya gak konsisten dan rutin menulis, bisa berminggu2 gak ada tulisan. Jadinya kecewa dan males mengunjungi blog itu lagi😦 . Nah, untuk konsisten dan rutin menulis di blog itu yang saya sendiri belum berhasil. Padahal blog saya kan isinya “cuma” tentang anak hehehe. Tapi menurut saya setidaknya 1 tulisan/hari aja (seperti resolusi mbak) pasti akan bisa melumerkan kerinduan dan mengikat loyalitas pembaca.

    Gak bisa nyumbang ide mbak..kalau libur saya blas gak mikirin blog. Rasanya waktu berjalan cepat je….

  3. edratna Says:

    Target satu hari= satu tulisan? Geleng-geleng😛
    Lha target saya awalnya sebulan satu tulisan, terus seminggu satu tulisan. Kadang penyakir malas mendera, ya ditinggalkan dulu.

    Btw, main sama anak memang menyenangkan sekali…..sulitnya kalau anak udah besar, sulit dikeloni. Dulu, saat internet serumah cuma satu point, masih enak, masih bisa ngeloni si bungsu. Lha sekarang, intrenet di rumah Bandung, bisa diakses tiap kamar…wahh jadinya si bungsu YM an, sambil dipeluk ibunya…dan lama-lama ibunya tertidur…hahaha

  4. Norma Says:

    Iya mb, ternyata daku juga seneng bgt setelah kenal blog ini, klo pas jam selo bingung mau buka apa, ujung2nya buka blog mb. aku sampai tau mb udah posting apa belum, yah untungnya aku kenalnya belum lama, jadi kalo belum ada postingan baru aku kan masih bisa buka postingan yang lama. sukses untuk mb ya, termasuk ngasih postingan baru di blog ini….

  5. nungqee Says:

    selalu salut pada temen2 yang serius ngeblog.. dengan materi yang berat dan bermutu… hehehe.. lanjuuut mbak.. saya setia membaca😀

    *saya jadi malu, lha wong ngeblog bener2 iseng saja, pemuas hasrat narsisme yang gak penting😛 lebih seneng BW pake reader

    ——–

    Nahh, hilanglah penasaran saya. Ternyata Mbak Nurul to yang suka pake google reader. Dari tracking dashboard cuma satu orang yang pake cara itu soalnya *tertawa puasss*

    Btw, saya juga pembaca setia blog Nurul kok. Wis tak ubeg-ubeg tulisannya. Mulai dari ketilang polisi sampai meninggalnya eyang putri.

  6. juangkarl Says:

    kalau saya numpang kenal boleh bak? ini aku dan alamatku…..semoga keluarga anda selalu bahagia…..
    btw aku kira masih single, tapi ga papa bisa berteman to…….
    sukses buat anda dan keluarga anda….

    😆 Senangnya dikira single…*Saudara-saudara, inilah salah satu korban jebakan avatar*

  7. canggih Says:

    Kalo mang lagi konsen ke keluarga, yang sebenarnya mang wajib mengingat brapa puluh jam ditinggal,ya konsen ja. bukankah ide menulis bisa datang dari mana ja. misal, kiat sukses bikin suami tetap percaya walau hubungan jarak jauh (hua ha ha da udang di balik batu), kiat sukses jadi menantu idaman, dll. hal simple bagi kita mungkin sesuatu hal yang besar bagi orang lain.
    Gitu ya jeng…..

    Huahaha, thx untuk idenya, dik. Dibuat draft-nya right away

  8. utaminingtyazzzz Says:

    ya iyalaaaaaahhh…

    si kecil pasti jadi prioritas. huhuhuhu… kapan ya aku punya si kecilku sendiri🙂

    Hush, cari bapaknya dulu, jeung 😀

  9. nungqee Says:

    wuahahaha.. iya.. saia pake reader, makanya pas kemaren ada post yang salah publish saya tauuuuu…😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: