Surat cinta untuk suamiku

love-letterSayang, selama enam tahun kebersamaan kita, aku belajar darimu tentang melihat di balik yang terlihat. Tentang kemampuan membaca mengapa dan bagaimana , tak hanya berupaya menjawab apa.

Aku pun belajar untuk menjadi dalang akan hidupku sendiri. Bukan lagi menjadi pelaku dan penikmat perjalanan dengan kacamata kenaifan anak-anak.

Dan selama itu pula aku baru paham bahwa ternyata persamaan kita telah saling menguatkan dan perbedaan kita pun untuk saling melengkapi.

Sayang, terimakasih telah menjadi cermin yang selalu memantulkan apa yang kuinginkan.

Kamu paling paham bahwa aku tidak butuh instruksi. Hanya kalimat tanya. Karena katamu, sebenarnya aku sudah tahu apa yang kubutuhkan dan apa yang seharusnya kulakukan.

*****

Kuakui, seringkali tindakanku kurang perencanaan dan pertimbangan matang sehingga sulit bagimu mempercayai keputusanku.

Tapi sayang, bukankah masa depan adalah sekarang? Memang, jalan hidupmu setelah bertemu denganku penuh dengan kerikil tajam. Aku selalu membawamu pada kesulitan.

Toh selalu saja terbentang jalan kemudahan. Kenapa kau masih juga meresahkan masa depan? Beranilah untuk tidak selalu bermain aman.

*****

Selamat mengulang hari lahir, sayang..

Mari gandeng tanganku dan kita nikmati perjalanan ini. Bersama.

(Dan aku akan terus belajar tentang kebijaksanaan darimu…)

About these ads

13 Tanggapan to “Surat cinta untuk suamiku”

  1. nungqee Says:

    selamat hari lahir buat “sayang”-nya mbak sanggita.. hihihi.. semoga sukses masa depannya.. cita-citanya.. berhasil menjadi orangtua yang bijak untuk anak2.. :D

    ——
    Thank you, Mb Nurul…amin, makasih untuk doanya ya…

  2. Bundanya Dita Says:

    Wuih…hari lahir suami mbak Sanggita hari ini to? Met ultah ya Mas Widie. Semoga sll menjadi suami dan ayah yang baik dan tercapai impian2 nya. Amin. Btw, selisih sehari dong sama aku, aku besok nih berkurang jatah umur. Hahaha mau ultah kok woro2 :D

    Besok Ayahnya Dita akan ngirim surat cinta spt itu gak ya??? *ngarep* Hallaaah….suami inget hari ultah aja udah alhamdulillah banget hehehe ;-)

    ——
    *nglirik Widie* Tuh banyak yang doain, a. Terimakasih ya, Mb Ririn. Apa besok saya kirimi surat cinta, Mbak? *halah*

  3. bocahkureng Says:

    cihuyyy romantis ueyyyy

    ——
    cihuy! suit-suit…*siyul-siyul*

  4. wahyu Says:

    Met ULTAH bwt suaminya

    ——
    Makasih, wahyu…

  5. Ajie Says:

    hmm…..”Hidup untuk saat ini”, “….aku tidak butuh instruksi. Hanya kalimat tanya”, “Beranilah untuk tidak selalu bermain aman”……waw…surat cinta yang cool!. :D

    ——
    Hehe, surat cinta yang aneh yooo

  6. zefka Says:

    met ultah buat “sayang”nya mba’ Sanggita….
    Ayo.. tiup lilinnya trus potong kuenya…
    Jgn2 bentar lagi ada undangan makan2 nih.. ato makanannya dikirim jg boleh :)

    *udah siap2 kirim alamat nih…

    ——
    Wah, Mas ngga ada makan-makan dan potong kue tuh. Apalagi tiup lilin :(

  7. bodrox Says:

    doh romantisnya….

    surat cinta terbuka lagi, :p

    pasti suaminya seneng banget.

    semoga awet mbak dan bahagia selamanya.

    ——
    Walah, suami saya malah protes, Mas.
    Kalo didoain semoga awet gitu, saya kok bergidik, berarti hubungan ada kadaluarsanya donk? *hiiii

  8. acut Says:

    salm kenal…moga Allah memberkahi rumah tangga kalian..

    ——
    Amin, terimakasih atas doanya ya, Mas

  9. dobelden Says:

    wah tersanjungnya sang misua :D

  10. Saat Bunda Ulang Tahun… « Lumongga Anandita Says:

    [...] tahu juga nanti malam. Tapi seperti yang sudah-sudah, jangan terlalu berharap lah . Apalagi dapat surat cinta seperti dikirimkan mbak Sanggita ke suaminya saat ultah [...]

  11. hilda widyastuti Says:

    seru banget suratnya

  12. seli_usel Says:

    . romantis banget mbak

    . selamat iya mbak, semoga menjadi keluarga yang selalu romantis dan warohmah.

  13. noor_imansyah Says:

    surat cinta? . . . sulit untuk meng_ungkap_kan kedalam suatu tulisan, terkadang hanya hati kecil dari lubuk hati yang bisa berucap untuk belahan hatiku (isteri tercinta), terpisah karena tugas dan jarak nun jauh tetapi hati ini selalu untukmu, semoga sukses dalam karir dan rumah tangga serta menjaga anak2 tersayang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: