Kisah cinta dalam sepotong donat

couple-strolling-beachSepulang fitness dan berenang semalam, saya mengudap camilan favorit : sebuah Donat J.Co satu-satunya yang tersisa di kulkas.

Kue lubang ini memang menggugah selera saya sekaligus lebih cocok di lidah daripada pendahulunya. Selain tidak terlalu gemuk, komposisinya juga tidak membuat mbleneg.

Sebagaimana saat ritual makan biasanya, saya nikmati setiap rasa yang mampir sejenak di lidah. Sebelum saya kehilangan manisnya begitu melewati kerongkongan.

Saat gigitan ketiga, lamunan saya terjerat pada cerita seorang sahabat beberapa waktu lalu. Ia bercerita tentang kakaknya : wanita karir berusia hampir kepala tiga, telah mampu membangun istana dan singgasana, namun tak jua menemukan sang raja bagi hatinya.

Kisah dimulai saat sang kakak dan calon pendamping hidupnya hampir menuju pelaminan. Sungguh sempurna jalan hidup mereka. Keluarga merestui, selesai sarjana dengan nilai kelulusan di atas rata-rata dan sama-sama menemukan ladang untuk menghidupi keduanya. Betapa gemilangnya masa depan bagi mereka.

Hingga saat Sang Penulis Drama mentakdirkan sang pria berpulang karena sebuah kecelakaan, delapan tahun yang lalu. Kakak dari sahabat saya itu pun larut dalam kesedihan. Hingga sekarang.

……

Tak terasa, donat dalam genggaman saya tiba pada gigitan terakhir. Donat dan rasanya. Ah, sungguh sulit memisahkan keduanya. Karena seringkali saya merasakannya sebagai sebuah kesatuan.

Lamat-lamat, sebuah lagu dari playlist notebook saya mengalun. Memantulkan kisah di atas dan menutup hari saya…

Bukannya aku takut akan kehilangan dirimu, tapi aku takut kehilangan cintamu.

~ Bukannya Aku Takut, Juliette ~

13 Tanggapan to “Kisah cinta dalam sepotong donat”

  1. airyz Says:

    😀 suka juliette yah? hehe

  2. Bundanya Dita Says:

    Kadang kita lupa, masa lalu adalah kenangan, masa kini adalah jalan dan masa depan adalah harapan. Kata orang bijak, janganlah terjerat romantisme masa lalu untuk tidak menjalani masa kini apalagi takut untuk merajut masa depan. *lagi-lagi sok wise😀 * . Dan soal donat, saya yang pada dasarnya tidak begitu suka kudapan manis, membuat pengecualian untuk donat J-Co . Tapi ini bukan karena ada cinta di sepotong donat J-Co😉

  3. omiyan Says:

    manusia hanya bisa berencana tapi selalu ada hikmah ketika sebuah kejadian menimpanya…Tuhan tahu apa yang terbaik buat umat-Nya

  4. nungqee Says:

    Sepulang fitness dan berenang semalam, saya mengudap camilan favorit : sebuah Donat J.Co

    halah.. katanya mo hidup sehat, abis olahraga kok makannya donat J’co (tepok jidat)

  5. edratna Says:

    J Co memang sedaaap..apalagi yang asin..asal ga banyak2, bisa tambah melembung

  6. Myryani Says:

    mmm,,, romantis amit…

  7. mudz069 Says:

    Kehilangan si Dia memang pantas bikin kecewa. Kisah itu barangkali bisa dibuat lebih dramatis, bila si wanita tiba tiba mengakhiri hidupnya dengan nyamil donat sebanyak banyaknya…………………..
    Tapi masalahnya hidup ini nyata dan bukan sekedar mimpi dipagi buta.
    Kadang kita memang lupa bahwa apa yang nampak indah dan baik itu sebenarnya mimpi buruk. Demikian juga sebaliknya. Sang penulis naskah lebih paham apa yang sebenarnya lebih baik bagi kita.

    Seorang wanita, sebut saja Sanggita namanya.
    Sulung dari 3 bersaudara ini lulusan kampus ternama, otak encer juga ramah tamah.
    Suatu waktu dia mendapat panggilan kerja dari pupuk Kaltim yang tak dapat ditunda. Sayang tak satupun tiket kapal yang tersisa untuknya.
    Dia hanya bisa meratapi kesialan hidupnya dan berlinang air mata saat kapal berlayar menjauh ke tengah samudra.
    Sempat terpikir bahwa Tuhan taklagi sayang padanya.
    Ah, andai aku ada di antara mereka, begitu yang ada dibenaknya.

    Hari berganti dan saat pagi terjelang, datang sebuah khabar………………..kapal Teratai Prima tenggelam di perairan Majene bersama 200 penumpangnya.

  8. dafhy Says:

    manusia hanya bisa mempunyai rencana tapi yang di Atas adalah penentunya…….
    kata para pujangga cinta abadi tak mengenal jarak dan dimensi🙂

  9. silvi Says:

    postingan yg ini ‘dalem’ banget mbak….walopun diawali dengan si j’co….btw bener ga ya imel yg aku dapet…beberapa donut yg beredar di sini mengandung pengawet yg…bikin merinding….tapi anehnya walopun aku dah baca imel itu dan disebutin donut mana aja…makan j’co….teteuup….

    *sambil makan….buat nenangin diri terus berkata dalam hati …tu imel hoax….hahahaa….*

  10. hilda widyastuti Says:

    masih banyak pria lain di dunia, silakan cari, salah satunya adalah jodoh kita. Mati satu tumbuh seribu

  11. masnoe® Says:

    kisah cinta ndak akan selesai kalau dibicarakan pasti masih saling bersambung

  12. her man Says:

    hmmmnn..:D julietnya bersambung…lagi2 romantisnya😀

  13. Fajar Says:

    Judul dan isi tulisannya di luar dugaan, tapi Syncronize banget…

    aku suka dengan pola pemilihan dan penempatan kata-katanya…😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: