I’ll be back, soon!

Studying books

Saat ini sedang ada yang dipersiapkan dan dikerjakan, di luar pekerjaan kantor tentu. Saya sudah merencanakannya sejak awal tahun kemarin, tapi nol eksekusi.

Maaf, jadi bukannya saya menganak-tirikan blog. Tapi memang belum berkesempatan untuk update konten blog setiap hari. As soon as possible deh. Tentu dengan tulisan-tulisan yang lebih renyah dan bermutu.

Janji! :mrgreen:

Iklan

Baca buku pun tergeser oleh facebook

rebusan-bukuBulan April lalu sebenarnya ada tiga buku yang harus dibaca, sebagaimana yang saya katakan di posting ini :

  1. Authentic Personal Branding (Rampersad, 2008)
  2. Character is Destiny (McCain, 2009)
  3. dan Wikinomics

Namun memasuki hari pertama bulan Mei sekarang, tiga buku tersebut tak kunjung tamat. Padahal hari ini titipan buku saya akan datang.

Yap, saya titip beberapa buku pada teman kantor yang balik Jogja karena wisuda Magister Profesinya, biar dapat diskon 😀 Salah satunya Kalatidha karya Seno Gumira Ajidarma. Ini karena dipameri seorang teman di facebook 😀

Yaaa, facebook lagi facebook lagi…

Baca entri selengkapnya »

Gotcha!! Tips menemukan invisible YM’ers

invisiblesanggita (4/7/2009 11:13:21 pm) : cilukba!
sanggita : invisible yaaa
sanggita : —matta band mode:on—
sanggita : wo’ o … kamu ketawan … invisible lagi dengan diriku … penagih janjimu…
sanggita : yuhuuui…
sanggita : kau tak bisa sembunyi dariku
temen saya : sori nyah, tadi kutinggal ke burjo
temen saya: kok tau aku online?
sanggita : 😆

…..

Baca entri selengkapnya »

Tertib Berbahasa Indonesia ala Polisi EYD

Di kantor, saya termasuk yang paling bawel dalam mengoreksi tulisan teman-teman. Entah itu proposal, powerpoint presentasi, hingga e-mail. Kesalahan satu huruf saja, saya pasti protes. Mungkin tidak penting bagi orang lain, tapi kok ya sangat mengganggu penglihatan ini ya.

Silahkan cek tugas akhir saya, dijamin Anda tidak akan menemukan kesalahan eja dan bahasa satu pun! Tambah klop karena dosen pembimbing skripsi saya juga ketat memberlakukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca entri selengkapnya »

How to tweet your way into unemployment

Jika Anda aktivis social media, such as twitter, plurk, Linkedin, blog maupun facebook, berhati-hatilah dengan tulisan atau pun status Anda. Terutama terkait dengan pekerjaan. Jangan sampai hal bodoh seperti yang dialami orang ini menimpa Anda juga.

Yes, we’re watching you, guys! 😆

Thank you, Mas Haryo for the link.

Facebook di mata saya

digital-era“Dragged into Facebook

Status Mr Xtremegears

(Blog penuh citarasa tekno yg ciamik?:D)

Awalnya saya sepakat dengan tulisan Mas Yodhia di Blog Srategi + Manajemen tentang Blackberry, Facebook, dan Hancurnya Peradaban Membaca. Bagi saya, wabah facebook hanyalah :

1. Digital narcism syndrome

Heran kenapa pada upload foto hingga ratusan gitu ya?

Jujur! Siapa coba yang bakal manteng foto-foto itu jika bukan kita sendiri sambil berkhayal bakal mendapat pujian dari sang pengunjung?

Tanya : Setiap Anda berkunjung ke facebook teman-teman, apakah Anda melihat foto mereka satu per satu? Ngga kan?

Saran : Cukuplah tampilkan foto yang mewakili informasi dasar berdasarkan FAQ (Frequently Asked Questions) tentang Anda.

Misalnya : Kerja dimana? Domisili mana? Anakmu berapa? Tak perlulah, sampai-sampai foto masa kecil di-scan untuk ditampilkan di facebook.

Baca entri selengkapnya »

Malunya salah posting

maluSemalam, setelah menidurkan anak-anak *yang membuat saya ikutan tertidur*, sekitar jam 10pm saya terbangun lagi untuk packing karena harus ke Jakarta pagi-pagi buta.

Salah satunya adalah mematikan notebook dengan sebelumnya cek blog, YM, facebook dan e-mail.

Betapa terkejutnya saya begitu melihat wp-admin. “Bagaimana bisa saya posting draft tulisan yang belum jadi??!”, batin saya tadi malam.

Wah, pasti saya salah klik. Harusnya klik Save Draft, saya malah klik Publish saat akan menidurkan anak-anak tadi,” batin saya lagi.

Setelah buru-buru saya delete posting aneh tersebut, perasaan marah dan bete malah terus menerus menteror. Sampai akhirnya saya memilih untuk kembali tidur karena tidak mood menulis.

Baca entri selengkapnya »