Wima-Willa’s Update

1

dedek Willa ikut-ikutan memakai seragam Pesta Perpisahan aa-nya

willa pimbem

Banyak yang nanya : Nggi, boleh gigit pipinya? Boleeeh...

9

Aa Wima paling nggaya di antara temen sekolahnya. Ini pas manggung. Maklum, cucu seniman, hehe

Tulisan pemanasan πŸ˜†

Bulan Juni kemarin, sekolah aa Wima mengadakan perayaan kenaikan kelas. Anak TK kelas A ini, tahun ajaran 2009/2010 tetap kelas A. Maklum, baru 3,5 tahun. Kemajuannya adalah sudah bisa melafalkan β€˜rrr’ dengan sempurna. Walhasil, apapun yang berbau r, akan dia katakan secara berlebihan : rrr *tumpengan*

Baca entri selengkapnya »

Bagaimana berdamai dengan tuntutan sosial

man-playing-chess_731038511

Setiap orang pasti memiliki masalah. Masalah terjadi karena ada kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan yang terjadi. Semakin bertambah usia seseorang, tuntutan pun semakin besar.

Ketika masih sekolah, meskipun kebutuhan hidup masih dipenuhi oleh orang tua, selalu saja ada tuntutan untuk memberikan performa terbaik di sekolah.

Memasuki dunia perkuliahan – meskipun juga masih disupport orangtua – dituntut untuk mandiri, berani mengambil keputusan sendiri dan bertanggung jawab atasnya.

Masa akhir kuliah, kekhawatiran akan kepastian masa depan mulai muncul. Kepastian apakah akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan, minat, bakat, dan cita-cita. Tapi tetap harus mampu keluar dari zona nyaman dan sepenuhnya bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan sendiri.

Kuliah selesai. Mendapat pekerjaan yang match lahir batin. Masih juga dituntut, β€˜Kapan menikah? Sudah saatnya lho. Kuliah selesai, kerjaan mapan, kurang apa?’

Baca entri selengkapnya »